rockmagz

Band Rock Paramore Hapus Foto & Unggahan di Media Sosial, Bubar?

MILENIALPOS.com – Band rock Amerika Paramore bikin penggemarnya geger. Band yang digawangi oleh Hayley, Taylor, dan Zac itu dirumorkan bubar. Spekulasi itu mencuat setelah Paramore menghapus seluruh unggahan di akun media sosial Instagram dan Facebook mereka. Begitupun dengan situs resmi mereka yang kini tidak bisa akses publik.

Berdasarkan pantauan Hypeabis.id, kini tampilan laman akun Instagram Paramore hanya menyisakan foto profil yang kosong, tidak adanya unggahan, namun masih memiliki jumlah akun yang diikuti, serta penggemar yang mengikuti mereka yang berjumlah lebih dari 3,5 juta pengikut. 

Tampilan media sosial tanpa foto dari Paramore juga tampak pada akun Facebook resmi mereka. Akun yang diikuti oleh lebih dari 23 juta pengikut itu tampak kosong dengan tidak adanya foto profil dan header. Paramore diketahui menghapus foto profil mereka di Facebook pada 26 Desember 2023.

Pemandangan serupa juga tampak pada akun X resmi Paramore. Akun yang telah dibuat sejak tahun 2009 itu kini tidak memiliki foto profil dan header. Seluruh unggahan di akun X Paramore yang ditelah diikuti oleh lebih dari 5,3 juta pengikut itu juga dihapus.

Tak hanya akun resmi grup, vokalis Paramore, Hayley Williams, juga tampak menghapus foto profil akun Instagram pribadinya serta menghapus seluruh unggahan di media sosial tersebut. Akun yang diikuti oleh lebih dari 3,8 juta pengikut itu tampak kosong.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Paramore terkait sikap mereka tersebut di media sosial. Hal ini pun memunculkan spekulasi publik bahwa mereka akan bubar. Namun, rumor bubarnya Paramore sebenarnya telah mencuat sejak awal Desember 2023, setelah mereka merampungkan tur dunia album keenam yang bertajuk This Is Why.

Tur dan perilisan album itu disebut menggenapi kewajiban Paramore atas kontrak mereka dengan label Atlantic Records, yang telah bekerja sama sejak 2005. Lantaran secara teknis telah memenuhi semua kewajiban perjanjian kerja sama kepada pihak label, Paramore menganggap diri mereka sebagai ‘agen bebas’.

Band pelantun lagu That’s What You Get itu juga menyatakan bahwa masa depan Paramore menghadapi situasi yang tak pasti. “Satu-satunya hal yang penting adalah kita tetap menjadi komunitas satu sama lain. Saya hanya berharap kita dapat terus membangun kerajaan Paramore dan kemudian menguasai dunia,” kata Hayley Williams seperti dikutip dari UPROXX.

Dua tahun berselang, Paramore merilis album Riot! pada 2007 dan sukses di pasaran berkat beberapa single seperti single Misery Business, Crushcrushcrush, dan That’s What You Get. Album Riot! sukses besar dan mendapat sertifikasi Platinum dari Recording Industry Association of America (RIAA), termasuk mendapat nominasi Artis Pendatang Baru Terbaik di Grammy Awards 2008.

Kesuksesan serupa juga diraih oleh album ketiga mereka, Brand New Eyes (2009). Karya itu menjadi album Paramore dengan charting tertinggi lantaran berada di nomor 2 di Billboard 200, dengan 175.000 penjualan pada minggu pertama. The Only Exception, lagu hit dari album itu, meraih platinum di Irlandia dan Inggris, serta emas di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Terbaru, Paramore baru saja merilis album This Is Why pada Februari 2023. Album ini dirilis enam tahun pascaperilisan album kelima mereka bertajuk After Laughter pada 2017. Untuk merayakan perilisan tersebut, Paramore pun membuat tur konser bertajuk This Is Why Tour di Amerika dan Eropa, yang berlangsung pada 2 Oktober-30 November 2023.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close