Nasional

Jakarta Bakal Jadi Kota Bisnis, Pengamat Nilai Ada Peluang Besar di Sektor Wirausaha

MILENIALPOS.com – Selain sektor properti dan pariwisata, status pemindahan ibukota negara ke IKN juga membuat bisnis di bidang kewirausahaan dan start up harus beradaptasi. Sebab, kedua sektor ini lekat kaitannya dengan degup ekonomi digital Indonesia yang tampak terus bertumbuh. Bidang kewirausahaan dan start up saling mendorong aspek ekonomi digital.

Jakarta yang dicanangkan akan menjadi jantung ekonomi Indonesia sepertinya akan jauh dari kata sepi meski status ibukota berpindah. Pengamat Marketing dari Managing Partner Inventure Yuswohady mengatakan, tampaknya Jakarta tetap penuh dengan pebisnis yang mencari rezeki lewat ragam inovasi.

Contoh besar dalam hal wirausaha bidang kuliner, sentra-sentra kuliner di daerah perkantoran diprediksi tetap ramai meski rencana pemindahan kantor-kantor pemerintah mulai terjadi. Apalagi, masih banyaknya kantor swasta yang pegawainya membutuhkan makan. Hal ini juga didukung dengan maraknya sentra kuliner dan restoran dekat dengan kawasan perkantoran.

“Justru karena disiapkan menjadi ibukota bisnis, ini bisa menjadi peluang penting bagi pebisnis kuliner untuk berinovasi,” kata Yuswohady. Boleh dibilang, pemindahan status ibukota negara dari Jakarta ke IKN tidak berdampak banyak bagi bidang kewirausahaan.

Alih-alih, Jakarta diproyeksikan akan menjadi kota yang makin hidup dengan perputaran uang yang besar. Sebab, Jakarta akan fokus menjadi jantung ekonomi dan cukup lepas dari kota pemerintahan. Menurut Yuswohady, hal ini membuka kesempatan bagi penduduk Jakarta untuk berlomba dan bersaing membesarkan bisnis, merebut hati pelanggan hingga investor melalui ragam ide.

Bisnis kuliner pun diprediksi menjadi salah satu yang paling moncer, mengingat makan merupakan kebutuhan dasar (primer) manusia. Sentra kuliner juga banyak menjamu sekitar perkantoran swasta yang kedepan prediksi makin ramai dan menguntungkan kedua belah pihak.

Di Jakarta, salah satu kawasan yang terus berkembang sebagai daerah perkantoran adalah Pondok Indah. Tidak hanya dikenal sebagai kawasan pemukiman mewah, lokasi ini juga menjadi salah satu nadi Jakarta Selatan dalam sentra bisnis. Banyak gedung kantor (office tower) yang berdiri di sepanjang jalan utama Pondok Indah.

Tak heran, kawasan ini juga memiliki banyak sentra makanan hingga pusat perbelanjaan dengan ratusan tenant kuliner. Panella Brazilian BBQ merupakan salah satu restoran khas Brazil yang melihat peluang segmentasi yang luas. Manager Panella Brazilian BBQ PIM 3 Rian Permana mengatakan, restoran yang dikelolanya kedatangan kalangan pegawai di hari biasa (weekdays).

“Saat weekend memang ramai family, tetapi saat weekdays banyak orang kantoran yang mampir,” kata Rian. Dengan meletakkan bisnis di lokasi yang strategis, restoran ini berhasil menarik kedua segmentasi sekaligus untuk tiap harinya.

Pemindahan status ibukota dari Jakarta ke IKN tidak serta merta membuat denyut sentra kuliner mati, menurut pandangan Rian. Kondisi ini mungkin akan sedikit mempengaruhi, tetapi tidak begitu memberikan perbedaan yang signifikan. Sebab, kawasan perkantoran swasta yang mengular di sepanjang jalanan Jakarta masih mengambil peran yang besar dan berkurangnya sebagian jumlah pegawai pemerintah dari Jakarta tidak terlalu berdampak.

Dengan dicanangkannya Jakarta sebagai pusat perekonomian, Rian menganggap ini sebagai ajang untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi kuliner.

“Kami berupaya meningkatkan pelayanan dan kualitas agar bisa terus bersaing, termasuk survei selera pelanggan untuk terus up to date dengan selera masyarakat kota terhadap hidangan berbasis daging,” katanya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close